Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Thursday, 9 April 2020

Lebih Cerdik Kunci Sukses Dalam Hidup

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Dalam perjalanan hidup yang terus maju ini, kata sukses seringkali menjadi obsesi bagi setiap orang. Sukses sendiri pun mempunyai definisi yang cukup luas. Akan tetapi secara bahasa sukses mempunyai 2 arti yang lebih spesifik yakni berhasil dan beruntung.

Kata berhasil sanggup diartikan mendatangkan hasil, ada hasilnya, atau efektif (berhasil guna). Sedangkan kata beruntung sanggup diartikan mendapat laba, bernasib baik, mujur, bahagia, berhasil (maksudnya, usahanya, tidak gagal).

Dan kalau dikaji sesungguhnya berhasil tak akan terwujud tanpa faktor keberuntungan, demikian juga, sesuatu tidak bisa dikatakan beruntung kalau sesuatu itu tidak berhasil bukan?

Oleh alasannya yaitu itu, kita sanggup mengambil kesimpulan bahwasannya faktor yang menjadikan keberhasilah perlu juga didukung dengan keberuntungan yang datangnya dari Tuhan. 

Keberuntungan yang berasal dari Tuhan pun tidak sekonyong-konyong datang, akan tetapi perlu diusahakan dengan do’a serta doktrin (percaya) tanpa ada ragu-ragu, bahwasannya Tuhan akan memperlihatkan keberuntungan bagi seseorang yang selalu mengedepankan kebaikan dalam setiap perjuangan hingga dengan tujuannya.

Jadi syarat untuk mendatangkan keberuntungan ini yaitu kita harus mempunyai sumber daya insan yang berkualitas baik, berperilaku baik, berpikiran baik, berhati baik, hingga sanggup melahirkan tujuan yang baik pula.

Untuk berhasil dalam setiap bidang, kita perlu memahami mekanismenya, ada ilmu, ada kemampuan, ada modal (tidak harus uang, menyerupai kepercayaan), dan sebagainya, semuanya sanggup dicapai dengan pembelajaran yang terus menerus, pantang putus asa, dan juga terus mengasah kemampuan serta terus menyebarkan minat dan talenta yang telah ada pada setiap diri kita.

Ingat sobat, kesuksesan akan terjadi ketika telah ada kesempatan dan persiapan. Untuk menjelaskan hal ini, saya akan memperlihatkan pola kejadian nyatanya sebagai berikut :

Suatu ketika ada lowongan pekerjaan pada posisi yang strategis dan bergaji tinggi, dan syaratnya yaitu S-1, bisa jadwal komputer dan internet, bahasa Inggris aktif, dan sebagainya. Saat itu kita telah mendapat S-1 sekaligus bisa mengoperasikan komputer maupun internet, akan tetapi sayang, kita belum bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara aktif, tentu kesempatan ini kita belum memenuhi syarat, sehingga kesempatan akan lewat begitu saja alasannya yaitu kita kurang persiapan yakni kita tidak siap dalam komunikasi berbahasa Inggris tersebut.

Dan seandainya jauh hari kita telah bisa berbahasa Inggris aktif, maka kesempatan yang ada tersebut tentu saja berpeluang besar kita dapatkan bukan.

Dalam hal lainnya pun berlaku demikian, di mana kemampuan merupakan persiapan, perbanyak pengalaman Anda, maka setiap kesempatan yang akan tiba pasti akan selalu menjadi keberuntungan-keberuntungan bagi kita. Dan pada balasannya kesuksesan-kesuksesan dalam hidup ini pun sanggup kita raih. Aamiin...

Sahabat... Seorang anak yang dulunya mempunyai keinginan ingin jadi guru, dan ternyata di usiannya telah memasuki 25 tahun, ia pun benar-benar menjadi guru, tentu ini bisa dibilang anak tersebut berhasildalam tujuannya dalam mewujudkan keinginan menjadi guru PNS alasannya yaitu syaratnya terpenuhi, lulus Sarjana Pendidikan, sehat jasmani dan rohaninya, serta lulus tes seleksi CPNS.

Dan tentu dalam berbahagai bidang lainnya pun, rumus ini pastinya berlaku di mana sesuatu yang sudah dipersiapkan adakalanya untuk sementara memang tidak berguna, akan tetapi pada suatu ketika, ketika ada kesempatan (peluang) maka yang paling siap dipastikan yang paling beruntung.

Maka, marilah kita perbanyak persiapan-persiapan dalam hidup bukan hanya skill (keterampilan) ataupun wawasan ilmu pengetahuan namun juga pola pikir yang positif dan aksara baik mulai kita berdiri sedikit demi sedikit, maka seluruh pemikiran baik serta sikap baik dalam hidup yang sudah terbangun tersebut akan sanggup semakin memperkokoh konstruksi hidup kita masa depan yang lebih baik lagi, sehingga kesuksesan dalam hidup pun sanggup kita raih. Aamiin… Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Sukses…!

Lebih Akil Tips / Cara Berkomunikasi Efektif Untuk Mendapat Iktikad Dan Kesuksesan

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Arti kata / definisi dari komunikasi menurut KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yakni pengiriman dan penerimaan pesan atau isu antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud sanggup dipahami. Selain itu komunikasi juga berarti kekerabatan / kontak.

Dalam kehidupan sehari-hari komunikasi ini pada hakikatnya tidak hanya hal yang saling melaksanakan aksi, berhubungan, mempengaruhi, antarhubungan (interaksi) antara 2 orang atau lebih, akan tetapi juga pada 1 orang pun sanggup terjadi kekerabatan komunikasi, dan tentu saja komunikasi ini tidak melibatkan orang lain, akan tetapi melibatkan potensi ataupun sumber daya yang ada pada seseorang tersebut.

Komunikasi pada diri seseorang salah satu contohnya yakni ketika acara penilaian diri ataupun introspeksi diri yang merupakan komunikasi internal dengan diri sendiri dilakukan. Komunikasi pada diri seseorang tersebut melibatkan indera, hati dan pikirannya, contohnya menyerupai halnya ketika adanya seseorang telah merasa berdosa yang dilandasi atas dasar iman, secara budi ada suatu hal yang masih diijinkan akan tetapi bagi hati, suatu hal tersebut tidak sesuai dengan kehendak Tuhan yang sanggup diketahui oleh seseorang melalui “suara hati” dari dalam sanubarinya sendiri.

Dan selanjutnya, dalam komunikasi internal ini akan melahirkan keputusan ataupun bahkan modal dalam berkomunikasi dengan orang lainnya, mana kalimat yang yang baik lagi benar, sopan, tidak menyakitkan, dan sebagainya, alasannya simulasi pikiran sekaligus rasa telah diolah dalam komunikasi dengan dirinya sendiri sebelumnya sehingga semua rasa termasuk juga respon dan reaksi dalam sebuah sesi komunikasi tersebut seakan telah sanggup dirasakan dalam diri seseorang dikala penilaian diri berhasil / efektif tentunya.

Keahlian seseorang dalam berkomunikasi dengan orang lainnya akan sangat berdampak besar bagi seseorang tersebut, alasannya secara umum apa yang dikatakan, gerak-gerik, serta apa yang ia lakukan akan menjadi materi kesimpulan bagi orang lainnya dalam menilai orang lainnya, sehingga dari kemampuan komunikasi inilah akan terbentuk citra, reputasi, hingga pada kesimpulan siapa kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsistensi dalam komunikasi pun seringkali saya temukan dalam banyak sekali bentuk, hingga pada kesimpulan seseorang telah menganggap bahwasannya seseorang tersebut tidak konsisten. Contoh, dalam suatu ketika, seseorang ibu (sebut saja Bu A) memanggil tetangganya yang berjulukan “B” dengan sebutan “Bu B”, akan tetapi di lain daerah dan suasana Bu A tersebut memanggil Bu B dengan disebutkan pribadi namanya yakni “B”. Tentu saja ini menjadi sebuah penilaian bagi Bu B dalam menilai Bu A, bahwasannya Bu A ada indikasi tidak konsisten.

Oleh alasannya itu, dalam berkomunikasi pun ada yang namanya seni komunikasi, di mana komunikasi itu unik, harus bisa menyesuaikan dengan siapa kita berbicara, tema komunikasi yang harus sempurna dengan suasana dan keadaan yang sedang terjadi, serta disampaikan dengan tutur bahasa yang sekiranya tetap konsisten, basa-basi yang tidak basi, komunikasi yang diselipi humor tanpa melecehkan, dan berkomunikasi yang bernilai.

Kepercayaan seseorang kepada seseorang lainnya pun seringkali diawali dari komunikasi, komunikasi yang konsisten, apa adanya, dan tentunya disimpulkan oleh fikiran masuk budi dan nilai-nilainya sanggup pula diterima di hati. Melalui sarana komunikasi yang baik dan efektif, selain adanya kepercayaan diri juga di sanalah akan ada pula potensi besar untuk menerima kepercayaan dari orang maupun pihak lainnya untuk melibatkan Anda dalam meraih kesuksesan bersama.

Sehingga sanggup disimpulkan di bidang apapun, dengan siapapun, komunikasi selalu menjadi awal yang baik untuk memperlihatkan gambaran siapa kita dari awalnya, dan dengan mematangkan ilmu komunikasi, insya Allah kesuksesan hidup pun akan semakin gampang di raih di manapun kita berada. Aamiin… …!

Thursday, 23 January 2020

Lebih Akil Berguru Untuk Menyampaikan “Tidak” Itu Ternyata Sulit Juga, Tapi Bisa

Salah Satu Sebab Beban Pekerjaan Semakin Menumpuk Setiap Harinya

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Pernahkan di antara Rekan mengalami kesibukan yang mungkin sampai-sampai tak sempat lagi berfikir untuk berlibur bersama keluarga tercinta, santai di pinggir pantai J, main-main ke sobat usang dan sebagainya yang disebabkan adanya pekerjaan-pekerjaan di kantor kita hingga risikonya pun menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang menumpuk dalam setiap harinya, bahkan hari libur pun tetap lembur...:)

Jika ia niscaya salah satu sebabnya dikarenakan sulitnya kita menyampaikan “tidak” dalam menanggapi perintah, permohonan, undangan dan lain sebagainya entah itu dari pimpinan kita, saudara, teman, dan dari pihak-pihak lainnya.

Jika demikian, damai saja, aku juga mengalami hal yang sama...:), berdasarkan pendapat aku hal tersebut salah satu penyebab utamanya disebabkan lantaran kita sulit menyampaikan “tidak”, ibarat halnya kalau ada seorang yang mengeluh sakit, kita pun menunjukkan obat yang bersama-sama obat itu masih juga kita butuhkan untuk mengobati luka yang tidak pernah kita keluhkan ke orang lainnya.

Akan tetapi, demi kualitas sebuah pekerjaan, berdasarkan aku sebaiknya diadaptasi dengan kemampuan dan juga kesempatan / waktu yang masih ada. Jangan hingga pekerjaan-pekerjaan yang semakin menumpuk itu justru akan menjadi bumerang buat kita yang selanjutnya tentu akan juga mengecewakan orang lainnya.

Yang perlu menjadi pertimbangan utama dalam hidup ini juga perlu dibagi dalam 3 sesi utama ialah bekerja, beribadah, dan beristirahat, namun baik juga pada ketika bekerja yang super sibuk dalam hal yang baik diniatkan pula sebagai ibadah, insya Allah juga akan menjadi bernilai ibadah di sisinya.

Semoga saja Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menunjukkan kekuatan, petunjuk, dan jalan bagi mereka-mereka yang super sibuk dalam menempuh jalan kebaikan sampai-sampai ia pun hampir tak sempat mengoptimalkan kepentingan diri dan keluarganya serta di usia senjanya kelak ia bisa mendapat kesempatan yang super santai sehingga sanggup kembali fokus pada kepentingan pribadi, keluarga, dan ibadahnya sambil terus menebar kebaikan bagi sesama semampunya... Amin...

Demikian curahan aku di hari Minggu (13 Maret 2016). Semoga ada manfaat bagi Rekan yang membacanya... ...!

Friday, 15 March 2019

Pasti Dapat Ust. Iswardi, S.Pd.I : Ibadah Qurban Sebagai Wadah Taqarrub Kepada Allah Swt

Ust. iswardi, s.pd.i : Ibadah qurban sebagai wadah taqarrub kepada allah swt – Masjid Al Muttaqin Nagari Tigo Jangko, Lintau Buo dipenuhi oleh jamaah untuk menunaikan shalat Idul Adha 1439 H. Sementara itu bertindak sebagai khatib ialah ustadz Iswardi, S.Pd.I, putra orisinil dari Nagari Tigo Jangko.

 Ibadah qurban sebagai wadah taqarrub kepada allah swt PASTI BISA Ust. Iswardi, S.Pd.I : Ibadah Qurban Sebagai Wadah Taqarrub Kepada Allah SWT
Ust.Iswardi, S.Pd.I bersama keluarga tercinta ketika lebaran kemudian (matrapendidikan.com)

Admin matrapendidikan.com yang melakukan shalat ied di masjid tersebut menyimpulkan kutbah shalat ied, bahwa ibadah qurban bahwasanya menjadi salah satu wadah mengajak umat muslim untuk bertaqarraub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

Pada awal kutbahnya, Ustadz Iswardi, S.Pd.I mengingatkan bahwa kisah Nabi Ibrahim As dengan putranya Ismail sanggup dibaca dalam Surat assh-Soffat ayat 99 -111.

Nabi Ibrahim As sangat mengidam-idamkan seorang anak yang soleh. Oleh lantaran itu dia selalu berdoa, Ya Rabbku, anugerahkanlah kepada kami seorang anak yang shalih.

Doa Nabi Ibrahim As dikabulkan oleh Allah SWT sehabis delapan puluhan tahun. Nabi Ibrahim As dikaruniai seorang putra yang diberi nama Ismail, anak yang cerdas dan sabar. Namun ketika Ismail menginjak dewasa, Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT.

Nabi Ibrahim As bermimpi mendapat perintah untuk menyemblih anak semata wayang dan diimpikan cukup lama. Mimpi Nabi Ibrahim As tersebut diceritakan kepada putranya Ismail. Terjadilah musyawarah untuk mencapai mufakat antara bapak dengan seorang anak.

Ismail memang anak yang salih dan sabar. Sang putra tidak keberatan menerimanya dengan tulus dan sabar lantaran mimpi itu ialah perintah Allah SWT. Bahkan sang putra menganjurkan supaya secepatnya dilaksanakan perintah Allah SWT tersebut.

Karena ketaatan Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail, Allah SWT menggantinya semblihan itu dengan seekor kibas. Peristiwa akbar inilah yang menjadi latar belakang bagi umat muslim untuk melakukan ibadah qurban setiap bulan Dzulhijah.

Agar ibadah qurban diterima oleh Allah SWT maka ibadah tersebut harus dilaksanakan dengan tulus dan penuh ketaqwaan serta mengikuti tata cara berqurban yang benar.

Thursday, 14 March 2019

Pasti Dapat Membuatkan Ilmu Itu Indah

Berbagi ilmu itu indah – Benar kata orang bijak, mengembangkan itu indah. Kenapa indah? Karena mengembangkan sesuatu dengan orang lain akan mendatangkan kepuasan dan kesenangan. Dilakukan dengan niat dan I’tikad baik serta keikhlasan. Tujuan utamanya mengharap ridho dari Allah SWT.

 Karena mengembangkan sesuatu dengan orang lain akan mendatangkan kepuasan dan kesenangan PASTI BISA Berbagi Ilmu Itu Indah

Indikasi mengembangkan itu memang indah, terlihat dari ucapan, sikap dan tingkah laris seseorang dalam membagikan sesuatu. Apakah orang itu senang, bangga dan berwajah simpatik saat membagikan sesuatu kepada orang lain. 

Begitu pula ucapannya, paling tidak menyejukkan hati orang yang diberi atau pun yang melihatnya.

Tidak berbeda jauh dengan mengembangkan ilmu.  Barangkali seorang guru ialah orang yang suka mengembangkan ilmu kepada muridnya. 

Guru disini tidak hanya guru di forum formal. Guru di forum non formal, atau seseorang yang dianggap guru alasannya ialah mempunyai ilmu dan keahlian di bidang tertentu, meskipun umurnya lebih kecil dari usia kita.

Kalau begitu, jadi guru itu, baik guru di forum formal, non formal atau dianggap sebagai guru, tentulah menyenangkan. Berbagi ilmu dengan murid akan menjadi indah apalagi dilandasi dengan niat dan I’tikad baik serta keikhlasan.

Itu juga dikutip dari orang-orang bijak.

Kenyataannya memang benar kata-kata orang bijak. Mengajarkan ilmu kepada murid memang indah dan menyenangkan. Memang, murid di suatu kelas terdiri dari individu heterogen dengan aneka karakter.

Kadang-kadang, mereka mengatakan huruf yang tidak diingini. Guru mau mengembangkan ilmu dalam kelas tetapi murid seakan tidak mau diberi ilmu. Bahkan mengatakan sikap dan sikap menyimpang sehingga mengganggu proses pembelajaran.
Mungkin, guru perlu selalu ingat, mereka ialah individu yang sedang mencari jati diri. Mereka butuh bimbingan untuk diluruskan oleh guru melalui banyak sekali taktik dan metode mengajar.

Memang, suatu taktik yang sudah disiapkan dalam perangkat mengajar yang bagus, kadangkala tidak mempan diterapkan di dalam kelas.  

Oleh alasannya ialah guru mengusung visi mengembangkan ilmu itu indah. Guru tidak akan kehabisan nalar dalam menghadapi situasi yang tidak menguntungkan itu. 

Guru punya trik dan kiat untuk menghadapi dinamika kelas yang cukup tinggi. Kalau perlu guru keluar dari jalur perangkat pembelajaran dan memakai metode Gado-Gado.
Demikianlah secuil ide ihwal mengembangkan ilmu itu indah hidangan matrapendidikan.com kali ini. Mudah-mudahan benar-benar menjadi ide buat kita semua.

Pasti Dapat Diperbaiki Malah Semakin Rusak

Diperbaiki malah semakin rusak – Segala sesuatunya serahkanlah pada ahlinya. Begitu kalimat sederhana mengandung filosofi yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Nah, artikel wangsit kali ini berkaitan dengan filosofi tersebut dengan topik diperbaiki malah semakin rusak.

 Segala sesuatunya serahkanlah pada ahlinya PASTI BISA Diperbaiki Malah Semakin Rusak
Ilustrasi serahkan pada ahlinya (pexels.com)

Sebagai ilustrasi disajikan dua kondisi yang berbeda  

Ilustrasi pertama :

Anda mungkin sering mendengar istilah re-install atau re-format.  Pada perangkat komputer biasa disebut re-install atau instal ulang. Sedangkan pada mobile seluler biasa disebut dengan re-format (format ulang).

Baik komputer maupun mobile selluler harus diinstall atau format ulang tetapi itu dilakukan bukan lantaran rusak. Melainkan lantaran loading atau respons perangkat tersebut sangat lamban saat dioperasikan lantaran diduga mengandung banyak virus.

Namun kedua tindakan tersebut bertujuan sama yaitu mengembalikan setelan ke format defaut atau bawaan.

Ilustrasi kedua :

Lain lagi memperbaiki gugusan yang memang sudah rusak. Perangkat komputer anda sudah rusak. Satu atau lebih komponennnya tidak berfungsi sehingga mengganggu komponennya dan menjadikan komputer tidak berfungsi atau tidak sanggup dioperasikan.

Oleh alasannya yakni itu komputer ini harus diperbaiki dengan mengganti komponen yang rusak.

Kedua illustrasi di atas yakni pekerjaan yang tidak sanggup dianggap ringan kecuali bagi yang telah terampil melakukannya.

Bagiamana pekerjaan itu diserahkan kepada yang tidak andal dalam melaksanakan perbaikan itu?

Dapat kita bayangkan, pekerjaan yang semestinya dilakukan oleh orang yang andal lalu diserahkan kepada orang yang tidak memahami atau menguasai pekerjaan itu.

Memformat kartu memory (memory card) menyerupai ilustrasi pertama. Tanpa pengetahuan ihwal itu maka segala data akan terhapus atau hilang. Sebab setelan kartu memory kembali ke setelan awal (default). Data kontak, file gambar dan video serta aplikasi lainnya akan terhapus tanpa diback-up terlebih dulu.

Bagaimana dengan ilustrasi kedua? Mencoba-coba memperbaiki yang memang sudah rusak? Waktu membuka perangkat komputer, boleh jadi mur atau baut yang dibongkar sebanyak 5 buah. Namun sesudah dipasang kembali, ternyata ada mur atau bautnya berlebih.

Atau, komponen yang masih manis dan berfungsi tersenggol, tak sengaja. Boleh jadi yang masih manis itu menjadi rusak lantaran dicoba-coba memperbaikinya tanpa pengetahuan ihwal komponen dan cara merevisi komputer.

Diperbaiki malah semakin rusak. Bahkan yang tidak rusak menjadi semakin rusak. Itu semua lantaran dikerjakan tanpa pengetahuan dan keterampilan ihwal komputer. Semakin direformasi semakin berantakan.

Tentunya, banyak fenomena dalam kehidupan sehari-hari yang anda temukan, analog dengan kedua ilustrasi di atas.  

Semoga benar-benar menjadi wangsit bagi anda.

Pasti Dapat Blogging Dengan Kemudahan Jadul Namun Tetap Eksis

Blogging dengan kemudahan jadul namun tetap eksis – Sampai artikel ini dbuat, sudah menghasilkan ribuan artikel untuk beberapa buah blog yang saya kelola semenjak dulunya. Sudah banyak blog yang sudah dihapus dengan banyak sekali alasan penghapusan. Namun tinggal 3 blog yang masih bertahan hingga sekarang.

Blogging dengan kemudahan jadul namun tetap eksis PASTI BISA  Blogging dengan Fasilitas Jadul Namun Tetap Eksis
Perangkat ngeblog semenjak jaman dulu (matrapendidikan.com)

Tentu saja, itu belum seberapa bila dibandingkan blogger yang sudah piawai dalam menulis dan mengelola blog.

Untuk aktivitas blogging hingga sekarang, saya memakai perangkat komputer jaman dulu (Jadul). Kemudian koneksi dengan jaringan internet semenjak dulu hingga kini juga memakai modem usb.
Memang benar secara teori. Bekerja dengan kemudahan terkini dan tercanggih akan mempermudah seseorang untuk menjalankan pekerjaannya. Begitu pula hasil kerja yang diperoleh akan lebih optimal.

Akan tetapi hal itu perlu digarisbawahi, bahwa tidak semua jenis pekerjaan yang memberlakukan teori itu. Begitu pula dengan subjeknya, tidak semua orang memenuhi teori itu.

Misalnya pekerjaan atau aktivitas blogging. Kegiatan ini rupanya tidak tergantung pada kemudahan ngeblog yang digunakan. Melainkan pada kebiasaan menulis sehingga ada pandangan gres untuk ditulis dan mengahsilkan tulisan.

Paling tidak pernyataan itu, saya buktikan sendiri selama 10 tahun. Saya mulai mengenal blog gres tahun 2008 lalu berguru menciptakan blog setahun kemudian. Kebetulan pada tahun itu istri saya membeli perangkat komputer langsung OS Windows XP untuk keperluan kualifikasi ijazah.

Sebenarnya, komputer langsung operasi Windows XP yang saya gunakan sudah berulangkali diinstall ulang, direperasi hingga diganti mainboardnya. Kemudian sudah berulangkali berulah.

Begittu pula dengan perangkat koneksi yang saya gunakan. Sejak pertama kali sudah 3 kali berganti modem. Memang, untuk mengganti modem agak susah mendapatkannya sekarang. Alasannya, koneksi internet sudah memakai Wifi, modem kurang jalan. Selain itu android pun sanggup dikoneksikan dengan PC.

Apakah menghambat pekerjaan saya sebagai blogger? Ternyata tidak. Ngeblog berawal dari aktivitas melahirkan tulisan, lalu mempublikasikannya. Disini terbukti, pandangan gres menghasilkan goresan pena tidak tergantung pada kemudahan yang dipakai untuk blogging.

Kalau komputer atau modem berulah saya menulis di atas kertas. Ketika sudah sanggup beroperasi lagi, saya lanjutkan lagi aktivitas ngeblognya. Sehingga aktivitas blogging tetap eksis.
Saya berpikir, kalau kebiasaan dan pandangan gres menulis tidak dipelihara, secanggih apapun kemudahan yang dipakai belum berarti banyak. Sebaliknya perangkat Jadul sekalipun, aktivitas ngeblog tetap lancar kalau kebiasaan dan pandangan gres menulis terjaga.

Idealnya tentu saja begini, kebiasaan dan pandangan gres menulis terjaga, perangkat untuk blogging juga terkini!

Tuesday, 12 March 2019

Pasti Dapat Pekerjaan Mengajar Itu, Sangat Menyenangkan?

Pekerjaan mengajar itu, sangat menyenangkan? – Pembahasan dalam artikel label wangsit ini didedikasikan buat mahasiswa yang sedang menjalankan acara Praktek Pengalaman Mengajar (PPL) semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019, khususnya mahasiswa IAIN Batusangkar.

 Pembahasan dalam artikel label wangsit ini didedikasikan buat mahasiswa yang sedang men PASTI BISA Pekerjaan Mengajar Itu, Sangat Menyenangkan?
Mahasiswa IAIN Batusangkar yang melakukan acara PPL di sekolah (matrapendidikan.com)

Pada kesempatan penyerahan 4 orang mahasiswa IAIN Batusangkar ke pihak sekolah di daerah PPL, penulis sempat berbincang ringan dengan Ibuk Yulnetri,SS,MPd. Beliau yakni ketua Tadris Bahasa Inggris pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurruan (FTIK) IAIN Batusangkar.

Dalam percakapan menarik itu sempat ia bertanya perihal apa yang menjadi sumber wangsit dalam menulis bagi penulis. Jawab penulis yakni kegiatan mengajar! Ada dua pekerjaan paling menyenangkan, mengajar dan menulis.

Mengajar di ruang kelas sering melahirkan ide untuk menulis. Dengan menulis lahirlah ide untuk menerapkan banyak sekali taktik dan metode dalam kegiatan mengajar.

Benarkah mengajar itu pekerjaan yang menyenangkan?

Iya, sangat menyenangkan! Tapi bukankah pekerjaan itu penuh tantangan dan kendala mengingat dinamika murid kekinian? Betul, justru tantangan dan kendala menyerupai itulah berawalnya mengajar itu menyenangkan.

Tantangan dan kendala dalam mengajar sering menciptakan guru berpikir kritis dan bertindak kreatif. Ketika murid tidak mematuhi hukum belajar, misalnya. Guru tidak meningkat adrenalinnya menghadapi situasi demikian Sebaliknya selalu berusaha berpikir kritis dan bertindak kreatif untuk mengatasi masalah.

Berpikir dan berusaha menemukan taktik dan metode berguru apa kira-kira yang sesuai dengan abjad siswa, atau pas dengan dinamikia sosial kekinian siswa itu sendiri.

Mungkin belum ada guru yang bakir dalam mengajar. Meskipun demikian selalu bereksperimen dan menulisnya menjadi sebuah Penelitian Tindakan kelas (PTK) kecil-kecilan, itu mungkin ada baiknya. Toh, guru tidak sendiri. Ada rekan sejawat untuk berkolaborasi dalam memecahkan dilema mengajar di sekolah.

Jika ananda guru PL mengalami permasalahan dalam melakukan praktek mengajar di sekolah. Mungkin ada baiknya juga berkolaborasi, tidak hanya dengan guru pamong melainkan semua guru yang ada di sekolah dan memungkinkan untuk itu.
Simak juga : Guru PL Mulai Aktivitas dengan Perkenalan di Sekolah
Sebab, pada umumnya para guru di sekolah sudah profesional dengan dimilikinya akta pendidik professional. Semoga.

Pasti Dapat Biar Dalam Keadaan Sehal Wal Afiat

Semoga dalam keadaan sehat wal afiat – Sebagai orangtua dari anak yang sedang berguru di sekolah, kita sering mendapatkan permintaan untuk mengadakan rapat atau pertemuan. Dalam permintaan berbentuk surat tersebut, pihak sekolah/komite sekolah selalu membukanya dengan impian dan doa, “...Kami mendoakan supaya bapak/ibuk/saudara dalam keadaan sehat wal afiat....”

 Sebagai orangtua dari anak yang sedang berguru di sekolah PASTI BISA Semoga dalam Keadaan Sehal Wal Afiat

Pada umumnya, kita jarang membaca dengan teliti, memahami apa makna doa dan impian yang tertera pada awal surat permintaan tersebut. Bahkan tak jarang pula kita eksklusif menuju pada pokok surat. Waktu dan agenda acara rapat di sekolah!

Ada dua kata dalam doa dan impian tersebut, sehat dan afiat. Apa pengertian sehat wal afiat itu sesungguhnya?

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kedua kata tersebut bermakna hampir sama (sinonim). Sehat artinya, keadaan segenap anggota tubuh serta bagian-bagiannya yang bebas dari sakit. Sedangkan kata afiat diartikan sehat dan kuat.

Dalam konteks agama Islam, sehat wal afiat mengandung makna yang lebih luas. Dapat diartikan sebagai keadaan/kondisi tubuh yang bebas dari sakit dan dipergunakan dalam menjalankan kewajiban agama serta menjauhi segala larangan Allah SWT.

Jika demikian, pembukaan surat permintaan dari pihak sekolah/komite sekolah berupa doa dan impian kepada orangtua/wali murid tidak sembarang tulis atau hanya sekadar basa basi.

Mendoakan dan mengharapkan orangtua/wali murid dalam keadaan sehat wal afiat, tentu saja bertujuan baik dan mulia serta perlu diaminkan. Sebab, dengan kondisi tubuh sehat maka orangtua/wali murid akan sanggup menghadiri permintaan rapat/pertemuan dimaksud.

Dengan demikian, orangtua/wali murid sanggup mendengar eksklusif gosip dan klarifikasi wacana kemajuan berguru anak didik di sekolah dalam acara rapat yang diselenggarakan oleh sekolah maupun komite sekolah.

Selain itu, sehat wal afiat, termasuk nikmat Allah SWT yang terbesar sehingga patut disyukuri. Bagi orangtua/wali murid, menghadairi permintaan rapat dari pihak sekolah termasuk salah satu mensyukuri nikmat tersebut sesuai doa dan impian pihak yang mengundang.

Sunday, 10 March 2019

Pasti Dapat Mengutip Makna 1 Muharram 1440 H

Mengutip makna 1 muharram 1440 h – Penetapan 1 Muharram sebagai Hari Libur Nasional (HLN) oleh pemerintah berdampak faktual bagi masyarakat muslim Indonesia. Dengan HLN tersebut umat muslim yang bekerja di forum pemerintah maupun swasta sanggup mempersiapkan diri memperingati hari besar Islam tersebut dengan baik.

 oleh pemerintah berdampak faktual bagi masyarakat muslim Indonesia PASTI BISA Mengutip Makna 1 Muharram 1440 H

Tahun ini, 1 Muharram 1440 H bertepatan dengan 11 September 2018 M. Atau maju sepuluh hari dari tahun sebelumnya dimana 1 Muharram jatuh pada tanggal 21 September 2017 M. Ini sesuai dengan perbedaan perhitungan antara kalender Hijriyah dan Masehi dalam setahun.
Penetapan 1 Muharram dalam kalender islam berkaitan dengan insiden hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Medinah, bertepatan tahun 622 Masehi. Maka peringatan 1 Muharram 1440 H ini mengingatkan umat muslim untuk melakukan hijrah secara psikis dan sosial.

Perubahan dimulai dari hal terkecil dan sesuai kemampuan. Mulai dari ucapan, perilaku hingga tingkah laku. Ucapan seseorang secara obrolan maupun terlontar di media massa mana pun terang akan besar lengan berkuasa terhadap orang lain. 

Oleh lantaran itu berhijrah berarti berusaha untuk mengendalikan ucapan dan kata-kata yang mungkin merusak hubungan silaturrahmi di antara sesama. Hal ini sudah sangat berarti dalam membuat iklim hidup dan kehidupan yang lebih baik.

Begitu pula perilaku dan tingkah laris yang kurang baik selama ini. Momen 1 Muharram menjadi kesempatan baik dalam mengoreksi dan memperbaikinya sehingga melahirkan perilaku dan tingkah laris sebagai langsung umat muslim.

Ucapan, perilaku dan tingkah laris seseorang menunjukkan kualitas keimanan dan ketaqwaanya kepada Allah SWT. Sekaligus salah satu indikasi sebagai umat Nabi besar Muhammad SAW dan menjadi suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.
! Muharram 1440 H, kembali akan menjadi langkah awal yang baik dalam menjalani hidup dan kehidupan yang lebih baik.Semoga.

Pasti Dapat Tiada Hari Tanpa Minum Kopi? Perlu Keseimbangan Dan Sesuai Kebutuhan

Tiada hari tanpa minum kopi? perlu keseimbangan dan sesuai kebutuhan – Judul artikel ini mungkin terkesan mengada-ada bagi yang tidak biasa minum kopi. Terlepas dari itu, faktanya memang banyak ditemukan pecandu kopi dimana setiap hari mengkonsumsi kopi. Tidak terkecuali dengan penulis yang juga pecandu berat kopi (coffe maniac).

 perlu keseimbangan dan sesuai kebutuhan PASTI BISA Tiada Hari Tanpa Minum Kopi? Perlu Keseimbangan dan Sesuai Kebutuhan
Membuat kopi anggun di dapur (matrapendidikan.com)

Tidak hanya di rumah, di daerah kiprah bahkan di warung kopi sekalipun. Selalu ada kesempatan untuk menikmati kopi. Di rumah, setiap pagi selalu menciptakan dan meminum kopi. Kopi ini dinikmati ketika aktivitas blogging.
Kemudian di daerah kiprah juga tersedia kopi. Asyiknya, kopi di daerah kiprah dibentuk oleh rekan sesama pecandu kopi kemudian diminum bersama. Artinya satu gelas kopi sanggup diminum oleh siapa saja bagi pecandu kopi. Satu untuk semua!

Selanjutnya nongkrong di warung kopi, juga minum kopi tentunya. Hanya setengah gelas, istilahnya, Kopsteng (kopi setengah). Hanya sekadar menemani waktu ngobrol dengan sobat atau penjaga warung. Nggak lezat duduk-duduk saja di warung tanpa pesan kopi.

Mungkin timbul pertanyaan, berapa kali atau berapa cangkir/gelas minum kopi sehari? Jika daerah minum kopi ada 3, ialah di rumah, daerah kiprah dan di warung, maka jawabannya 3 kali atau 3 cangkir/gelas sehari.

 perlu keseimbangan dan sesuai kebutuhan PASTI BISA Tiada Hari Tanpa Minum Kopi? Perlu Keseimbangan dan Sesuai Kebutuhan
Ilustrasi keseimbangan bagi peminum kopi (matrapendidikan.com)

Terlalu banyakkah mengkonsumsi kopi sehari? Jawabannya tentu relatif. Penulis memang termasuk pencandu kopi namun itu sesuai kebutuhan.

Berbahayakah minum kopi berlebihan? Tentu saja berbahaya alasannya berlebihan. Yang berlebihan itu niscaya tidak baik hasilnya.
Lain persoalannya jikalau sesuai kebuituhan. Selain itu, perlu penyeimbang dari kebiasaan minum kopi. Misalnya, imbangi dengan minum air putih yang cukup, makan buah dan sayur yang cukup.

Pasti Dapat Mengingat Kembali Sejarah Penanggalan Tahun Hijriyah

Mengingat kembali sejarah penanggalan tahun hijriyah – Saat artikel ini diterbitkan, kita telah beberapa jam berada di Tahun Baru Islam 1440 H. Tahun gres dalam kalender hijriyah, menyerupai yang sudah diketahui, ditetapkan menurut bencana hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Medinah pada tahun 622 Masehi.

Mengingat kembali sejarah penanggalan tahun hijriyah PASTI BISA Mengingat Kembali Sejarah Penanggalan Tahun Hijriyah

Artikel ini sekadar untuk mengingat kembali sejarah penetapan penanggalan tahun hijriyah sebagai tonggak kebangkitan umat Islam di muka bumi ini. Sekaligus sebagai momentum penting untuk berhijrah ke kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.

Dari aneka macam sumber rujukan diketahui bahwa kalender hijriyah menjadi aliran penanggalan bagi muslim pada masa Khalifah Umar Bin Khatab. Penanggalan tahun hijriyah menurut hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Medinah merupakan usulan sahabat Ali Bin Abi Thalib.

Usulan Ali Bin Abi Thalib ini diterima Khalifah Umar Bin Khatab dengan. pertimbangan atas kebingungan umat islam dalam memilih tahun. Apalagi masa itu suatu bencana belum ditandai dengan tahun.

Selain itu, Khalifah Umar Bin Khatab memberi alasan atas kecenderungan atas undangan Ali Bin Abhi Thalib bahwa hijrah menjadi pemisah antara yang haq dengan yang bathil sehingga pantas dijadikan patokan penanggalan.

Ditetapkannya hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Medinah tahun 622 Masehi menjadi menjadi tonggak bersejarah bagi kemajuan Islam untuk masa selanjutnya.

Kalender Hijriyah telah dijadiakan contoh dalam beberapa aturan islam, menyerupai aturan Puasa, Zakat, Hajji, dan lain sebagainya.
Pemerintah sendiri telah memutuskan 1 Muharram sebagai Hari Libur nasional. Tahun 2018 ini jatuh pada tanggal 11 September 2018 Masehi. Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 H.

Saturday, 9 March 2019

Pasti Dapat Melongok Kegembiraan Siswa Saat Panen Singkong Di Sekolah

Melongok kegembiraan siswa ketika panen singkong di sekolah – Ketika menjadi murid di sekolah, alangkah senangnya hati dikala melihat kerja telah menampakkan hasil. Apa yang telah anda kerjakan di bawah bimbingan guru ternyata membuahkan hasil. Termasuk kegembiraan dikala panen singkong.

Melongok kegembiraan siswa ketika panen singkong di sekolah PASTI BISA Melongok Kegembiraan Siswa Ketika Panen Singkong di Sekolah
Kegembiraan siswa panen singkong boleh jadi menjadi kegembiraan petani singkong (H.AD /matrapendidikan.com)

Kerja dan panen yaitu dua kata yang tak abnormal lagi pada mata pelajaran Keterampilan Pertanian, atau kini disebut mata pelajaran muatan lokal Prakarya. Pernyataan ini pernah dikemukakan oleh H. Aditiawarman, salah seorang guru mata pelajaran Prakarya.
Siswa dibawa ke areal sekolah pada lahan yang masih kosong. Kadang-kadang di tengah terik matahari, siswa mengolah lahan dan menanaminya dengan tumbuhan atau tanaman. Tentunya di bawah bimbingan guru.

Yang ditanam hanyalah ubi kayu alias singkong. Kelihatannya sepele memang. Jika ditanam dengan penuh perhitungan keilmuan dan pengalaman, ubi kayu satu batang sanggup menghasilkan sekian kilogram singkong bagus.

Bayangkan jikalau ubi kayu yang ditanam hingga dua puluhan atau sebanyak siswa di suatu kelas. Bisa dihitung sendiri hasil yang akan diperoleh.

Alam sudah menyediakannya

Di alam ini sudah tersedia banyak sekali tumbuhan dan tumbuhan yang bermanfaat bagi manusia. Mulai untuk materi pangan, tumbuhan hias, bahkan hingga tumbuhan yang bernilai ekonomi.

Masalahnya? Kemauan dan perjuangan untuk memanfaatkan tumbuhan tersebut. 

Di sekolah yang mempunyai areal luas, mungkin mempunyai banyak lahan yang kosong. Kemudian dimanfaatkan untuk ditanami tumbuhan produktif berdasarkan ukuran siswa, termasuk singkong atau ubi batang.

Diolah menjadi penganan

Jangan anda anggap enteng. Singkong gampang tumbuh dan tak perlu perawatan yang istimewa. 

Ketika menanam sepotong stek batang ubi kayu, bacalah basmalah… dan sesudah itu boleh berharap hasilnya.

Selagi ada perjuangan niscaya ada hasilnya. Ubi kayu yang ditanam, buahnya sanggup dikonsumsi sendiri menjadi aneka penganan. Atau sanggup juga dijual ke pasar dan menghasilkan uang.

Ya, ubi kayu ini sanggup diolah menjadi banyak sekali macam penganan atau camilan. Minimal direbus, anda sudah sanggup menikmati hasil kerja. Hanya modal air dan sedikit garam. 

Tentang penganan dari singkong ini sanggup anda simak selanjutnya di bogaunik.blogspot.com

Friday, 8 March 2019

Pasti Dapat Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah Di Dunia

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia – Meskipun bertugas di Kabupaten Tanah Datar, aku belum pernah mengunjungi Desa (sekarang, nagari) yang berjulukan Pariangan. Nagari tertua di Minangkabau dan menjadi salah satu destinasi wisata Sumatera Barat.

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia PASTI BISA Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah di Dunia
Sesudut pemandangan unik di Nagari Pariangan (Rahid S/matrapendidikan.com)

Tapi dari verbal ke verbal sudah sering aku dengar pesona desa tersbut. Begitu pula melalui media massa (cetak dan elektronik) serta  internet, aku sudah mengetahuinya. Nagari Pariangan itu telah menjadi salah satu Desa terindah di dunia.

Saya jadi ingin tau juga dan ingin menyaksikan keindahan ‘nagari tuo’ itu secara langsung.

Dari daerah aku bertugas, nagari terindah di dunia tersebut berjarak lebih kurang 45 kilometer atau sekitar 14 kilometer dari Kota Budaya Batusangkar.

Akhirnya kesempatan mengunjungi Desa Terindah di dunia tiba juga. Kebetulan aku bersama sahabat seprofesi memenuhi permintaan kenduri salah seorang sahabat di Batipuh, tak jauh dari Nagari Pariangan..

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia PASTI BISA Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah di Dunia
Foto bareng di panorama Tanjung Indah (Rahid S/matrapendidikan.com)

Pulang dari program kenduri tersebut, aku bersama Drs. Yulianis, H.Aditiawarman, Hasma Umneti, S.Pd.Ing, Ropi’u, S.Pd, Isral, S.Pd, Rahid Sikumbang (Kontributor Foto matrapendidikan) dan Subirman (sopir) meluncur ke lokasi. Kebetulan sudah sore dan langit Pariangan terlihat berkabut.

Dari beberapa sumber terpercaya diperoleh isu bahwa Nagari Pariangan dinobatkan sebagai salah satu Desa Terindah di Dunia, disamping 16 desa lainnya di seluruh penjuru dunia, semenjak tahun 2012 lalu.

Sebuah media pariwisata internasional di New York, Amerika Serikat, majalah Travel Budget menjatuhkan pilihan kepada Nagari Pariangan sebagai salah satu Desa Terindah di dunia menurut keasrian dan warisan leluhur yang terkelola dengan baik.

Nagari Pariangan berada di bawah lereng Gunung Merapi di Kecamatan Pariangan dengan ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut. Tentu saja Desa atau Nagari Pariangan akan berhawa sejuk.

Lalu, apa yang istimewa di Nagari Terindah di dunia ini? Disini akan ditemui banyak bangunan bau tanah dan unik yang berusia puluhan bahkan ratusan tahun.

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia PASTI BISA Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah di Dunia
Mendengar alunan nada Saluang dari rekan kami H.Aditiawarman di Pojok Baca (Rahid S./matrapendidikan.com)

Rumah adab menjadi ciri khas Nagari Tuo ini. Rumah adab atau rumah gadang yang sudah berusia ratusan tahun. Selain bangunan bau tanah rumah gadang yang unik juga terdapat masjid tertua.

Bagunan rumah gadang terlihat unik lantaran dindingnya terbuat dari anyaman rotan dan bambu serta gesekan kayu sebagaimana ciri khasnya bangunan di ranah Minang.

Tidak hanya itu, Pariangan juga dianugerahi pemandangan yang indah dengan latar belakang areal persawahan dan perladangan. Berada di desa ini terasa akan menciptakan kita merasa nyaman, jauh dari kebisingan dan berhawa sejuk.

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia PASTI BISA Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah di Dunia
Bercengrama seraya menikmati minuman kawa daun bersama rekan (Rahid S./matrapendidikan.com)

Pemandangan dan kenyamanan Nagari Paringan kami amati di sebuah lokasi pariwisata berjulukan Tanjung Indah di Jorong Guguk Nagari Tuo.

Di lokasi ini terdapat daerah beristirahat sambil menikmati kesegaran dan keindahan Nagari pariangan dari ketinggian.

Jika ingin membaca-baca buku, di daerah ini terdapat pondok unik yang disebut Pojok Baca. Saat menikmati keindahan Nagari pariangan di sore hari, kami ditemani dengan minuman khas yang disebut Kawa Daun.

Mengunjungi destinasi wisata desa terindah di dunia PASTI BISA Mengunjungi Destinasi Wisata Desa Terindah di Dunia
Iseng berfoto di belakang tiruan layang-layang besar seakan-akan burung (Rahid S./matrapendidiakn.com)

Minuman Kawa Daun disajikan dengan wadah tempurung atau batok kelapa dengan tadah atau bantalan bambu yang diolah sedemikian rupa.

Kami ingin lebih berlama-lama dan menyusuri pelosok Desa Pariangan namun sudah kelewat sore. Oleh alasannya yakni itu ada hasrat untuk kembali lagi pada masa yang akan datang.